Kemah Konservasi di TNBNW

Pendidikan konservasi di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) merupakan usaha untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang konservasi kepada masyarakat secara umum sehingga dapat menjadi pelaku-pelaku usaha yang konservatif. Salah satu kegiatan yang telah dilakukan oleh TNBNW dalam rangka melaksanakan pendidikan konservasi adalah kegiatan Kemah Konservasi.  Kegiatan ini merupakan sarana yang efektif dalam memupuk jiwa konservasi generasi muda terhadap keberadaan Taman Nasional Bogani Nani  Wartabone (TNBNW). Kemah konservasi yang dilaksanakan pada bulan Juni 2011 lalu diikuti oleh para pelajar putra dan putri dari beberapa SMA yang ada diwilayah dataran Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, seperti SMA Negeri I Doloduo, SMA Negeri II Dumoga, SMK Negeri I Mopuya, dan SMA Swadharma Werdhi Agung. Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari 20 peserta putri dan 15 peserta putra serta beberapa guru pendamping.
Kehadiran peserta Kemah Konservasi ini belum memenuhi target harapan, yang semula rencananya melibatkan seluruh SMA didataran Dumoga, hal ini disebabkan karena adanya kegiatan Jambore tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow yang berlangsung di Kec. Lolak pada waktu yang bersamaan.  Kegiatan Kemah konservasi berlangsung selama 4 hari dan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Komplek Bina Cinta Alam Toraut, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wil. II Doloduo.
Sesuai dengan tema kegiatan dalam rangka membangun jiwa konservasi, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sebagian besar merupakan kegiatan Balai TNBNW sebagai pengelola kawasan konservasi, beberapa diantaranya adalah materi tentang Pengenalan Hutan, Pengantar Ilmu Kehutanan dan Taman Nasional; Pengenalan flora dan fauna serta metode Inventarisasinya melalui praktek di lapangan;  Survey Obyek Wisata Alam di TNBNW, dan praktek penanaman pohon.
Dalam kegiatan praktek lapangan, peserta diajak  untuk mengenal lebih dekat dengan kawasan konservasi (TNBNW). Beberapa petugas dari Balai TNBNW ikut terlibat langsung dalam membimbing, mengenalkan dan memberikan penjelasan tentang hutan, ekosistem dan keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya. Para petugas pendamping juga menekankan akan arti penting hutan bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain pada umumnya, apalagi TNBNW merupakan salah satu Taman Nasional yang memiliki tingkat keendemikan flora dan fauna yang cukup tinggi, karena flora dan fauna tertentu yang ada di TNNBW belum / tidak ditemukan di daerah / negara lain, sehingga dalam hal ini usaha-usaha konservasi terhadap flora dan fauna di TNBNW harus terus dilakukan demi menjaga eksistensinya agar anak cucu nanti dapat menyaksikan kekayaan flora dan fauna di TNBNW, tidak hanya sekedar mendengar cerita kakek - nenek moyangnya saja. Terlihat seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, dengan adanya usulan dari beberapa peserta agar kegiatan yang difasilitasi oleh Balai TNBNW ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai salah satu usaha dalam meningkatkan semangat konservasi dan dalam rangka pengenalan Taman Nasional (TNBNW) khususnya kepada generasi muda di Sulawesi Utara. Tentunya hal ini disambut baik oleh pihak Balai TNBNW dengan menggandeng beberapa institusi pendidikan sebagai mitra kerja TNBNW dalam mengembangkan semangat konservasi kepada generasi muda sebagai penerus perjuangan. Semoga hal ini akan terus berkelanjutan dan berkembang menjadi salah satu wadah pertemuan antar kader-kader konservasi dalam membangun jiwa konservasi di TNBNW, amiiin.







Pencarian
Bahasa
Indonesia English
Video Terkini
Wisata Alam

PEMBINAAN HABITAT MALEO DI AREAL TAMBUN
Selain tindakan pengamanan kawasan yang harus diperketat, pemulihan habitat dan populasi burung Maleo (Macrocephalon maleo) yang ada di kawasan TNBNW sangat perlu dilakukan. Upaya pemulihan tersebut dapat dilakukan melalui Kegiatan Pembinaan Habitat Maleo secara berkala.Pembinaan Habitat Maleo di areal Tambun,…
» selengkapnya

INVENTARISASI BABIRUSA di SPTN I SUWAWA
Dengan Latar Belakang Populasi Babirusa yang diyakini terus mengalami tekanan sebab perburuan dan kerusakan habitat sehingga populasi Babirusa di alam terus menurun, maka kondisi ini harus segera dibenahi dengan melakukan tindakan konservasi yang tepat antara lain dengan melakukan pembinaan habitat…
» selengkapnya

Kategori
Lokasi Pengunjung
Banner
Program Kegiatan Bogani Nani Wartabone
Lihat Peta Bogani Nani
video